ucapan itu amat sulit untuk dilaksanakan...
janji ini, janji itu tapi ga pernah ada yang terlaksana. manusia macam apa saya ini. Makin kesini makin sering berpikir, sebenernya apa tujuan hidup saya?
dalam perjalan pulang menuju ke rumah, saya melamun, memandangi jalanan, mobil2 yang berpacu di jalanan dan tol, melihat background hitam bernama langit dengan kedua telinga disumbat earphone. Satu hal yang saya sukai setiap naik kendaraan umum. Saya suka sekali memandangi lingkungan dan pemandangan dari balik jendela. Dan dari situlah semua mulai bercampur aduk malam ini. Seperti jus pisang-strawberry yang di-blend menjadi satu dengan gula dan es juga air, bedanya, jus itu akan terasa lebih enak dan baik untuk kesehatan jika komposisi buahnya makin banyak sedangkan pemikiran ini, kalau terlalu banyak bisa membuat saya gila.
koreksi diri. Hal yang terlintas di kepala saya saat mengerjakan tugas barusan. Belum pernah sekalipun dalam hidup ini saya mengoreksi diri sendiri. Entah bagaimana caranya. Yang saya tahu, koreksi tediri dari tiga suku kata dan bisa juga di pisah menjadi 'korek-si' yang berarti menggali lebih dalam lagi dengan seruan a La anak gaul jaman sekarang. Oke, omongan saya mulai ngaco, bener2 ngaco. Yang pasti, koreksi adalah hal yang paling sulit diterapkan pada diri sendiri, itu menurut saya.
semuanya terasa berpacu di seisi kepala ini... membuat saya menjadi pusing dan mual.
Akhir2 ini masalah dan tugas ga pernah berhenti bertamu ke kehidupan saya. Kalau kata seorang teman di status facebooknya, semua ini pertanda bahwa Tuhan masih sayang sama kita dan kita harus bersyukur dan mengucap,"Alhamdulillah." Hati ini seperti disentil tapi rasanya biasa saja. Otak memerintah seakan saya harus baik2 saja dan berpikir a La kadarnya. Berpikir dengan cara saya dan belajar mandiri. Jangan mudah terpengaruh dan .. lagi2 saya nyampah dengan omong kosong. hahhhhhhhh
Masih banyak hutang tugas sampai waktu UAS tiba. Seorang teman berkata,"Perasaan utang kita cuma 4 tugas, tapi kenapa kusut ya?" saya menjawab a La kadarnya dengan kepala muter2,"Karena semuanya berjudul 'utang' yang artinya harus dilunasi. Kalau ga, matilah kita." Benar-benar jawaban orang yang lagi desperate sama hidupnya. yeah, that's me !
satu lagi yang terlintas malam ini di otak saya saat bukain pager buat papa yang baru pulang tadi. Apa aja yang sudah saya lakukan dalam hidup ini? Jawabannya sampai detik ini NIHIL. Hampir semua yang saya lakukan adalah sampah dan sia2, terutama untuk orang lain. Belum pernah sekalipun saya membahagiakan orang tua saya, adik saya, orang2 di sektiar saya, mungkin hanya dengan kehadiran saya di tengah2 dan dekat mereka. Yang ada hanya bikin susah dan masalah baru. Bener2 deh...
I've just added some thought around my head tonight. Such a good time to blend all of the thought. Seems that i'm done with everything but honestly i'm NOT. The more i think the more i ... (fill in the blank cause i can't find a correct word)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar